NusraID – Komitmen Universitas Hamzanwadi dalam mencetak lulusan berdaya saing internasional kembali dibuktikan. Sebanyak 35 mahasiswa Program Studi Pariwisata mengikuti interview Program Magang Jepang Batch #2 yang digelar pada 30 Juli 2026 sebagai gerbang menuju dunia kerja di Negeri Sakura.
Program ini menjadi langkah nyata universitas dalam mempertahankan keberlanjutan program internasional sekaligus membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa untuk merasakan pengalaman bekerja di industri pariwisata Jepang yang dikenal dengan disiplin, profesionalisme, dan standar pelayanan kelas dunia.
Koordinator Program Studi Pariwisata Universitas Hamzanwadi, Muhammad Ramli, M.Pd., CHE, menjelaskan bahwa seluruh peserta telah menjalani pengayaan bahasa Jepang selama kurang lebih satu setengah bulan sebagai bekal menghadapi proses seleksi.
"Program ini menjadi bagian dari upaya kami menyiapkan mahasiswa agar benar-benar siap bersaing di tingkat global, baik dari sisi kemampuan bahasa maupun kompetensi kerja," ujarnya.
Tak hanya bagi mahasiswa aktif, Ramli mengungkapkan bahwa mulai tahun ini Universitas Hamzanwadi juga membuka kesempatan bagi alumni dan mahasiswa semester akhir dari seluruh program studi melalui program Tokutei Ginou (Specified Skilled Worker).
Program tersebut mensyaratkan peserta memiliki sertifikat kemampuan bahasa Jepang level N4 serta sertifikat Specified Skilled Worker (SSW). Sebanyak 25 mahasiswa dan alumni dari lima program studi telah bergabung, yakni Pariwisata, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Ekonomi, Teknik Informatika, dan Teknik Komputer.
Program internasional ini merupakan implementasi kerja sama Universitas Hamzanwadi dengan PT Indonesia Nippon Anugerah (INA), World Wings, dan Gensen Holding Jepang dalam bidang hospitality. Melalui kemitraan tersebut, mahasiswa dibekali pengalaman kerja langsung sekaligus memahami budaya kerja Jepang yang terkenal disiplin, teliti, dan profesional.
Pembukaan kegiatan dilakukan langsung oleh Rektor Universitas Hamzanwadi, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, yang memberikan motivasi kepada para peserta agar memanfaatkan kesempatan emas tersebut dengan sebaik-baiknya.
"Anak-anakku sekalian, magang ke Jepang ini adalah kesempatan untuk belajar kedisiplinan, etos kerja, dan pelayanan terbaik di bidang pariwisata. Jaga nama baik universitas, jaga nama baik NTB dan Indonesia. Pulanglah dengan membawa ilmu untuk memajukan pariwisata kita," pesannya.
Suasana pembukaan berlangsung penuh semangat. Program ini tidak hanya dipandang sebagai kegiatan magang biasa, tetapi sebagai pintu menuju karier internasional sekaligus wadah membangun sumber daya manusia Indonesia yang mampu bersaing di pasar kerja global.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan World Wings, Uchirsaikhan Bayasgalant, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Universitas Hamzanwadi dalam membuka akses internasional bagi mahasiswa.
Ia mengaku bangga karena Universitas Hamzanwadi terus menghadirkan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti program internasasionalisasi ke Jepang, khususnya di berbagai properti mitra World Wings yang tersebar di Jepang.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimaksih Sudah Berkunjung di Website Kami