NusraID - Setahun menjalankan pelayanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), SPPG Lombok Timur Labuhan Haji Yayasan Hairul Warisin Peduli Lombok Sakti Karya Global Korleko menandai perjalanan tersebut dengan kegiatan penuh makna.
Tasyakuran dan santunan anak yatim digelar Sabtu, 22 Agustus 2026, sekitar pukul 15.00 Wita di SPPG Lombok Timur, Korleko. Suasana haru dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan yang dihadiri pimpinan mitra, petugas, relawan MBG setempat, ratusan anak yatim piatu, serta perwakilan orang tua penerima manfaat.
Kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni memperingati satu tahun pelayanan. Momentum itu menjadi pengingat bahwa di balik setiap makanan yang disiapkan, terdapat harapan untuk menghadirkan generasi yang lebih sehat dan kuat.
Rangkaian acara juga diisi tausiyah dengan tema “Pentingnya Berbagi” yang disampaikan Ustaz Selfin Riawan, M.Sos. Pesan tentang kepedulian dan berbagi semakin terasa kuat di tengah kehadiran ratusan anak yatim piatu yang menerima santunan.
Pj Kepala Desa Korleko Athar menekankan bahwa masyarakat perlu memahami tujuan dan manfaat Program MBG. Menurutnya, program tersebut tidak hanya berkaitan dengan makanan, tetapi juga menyangkut masa depan tumbuh kembang anak-anak.
Program MBG, kata dia, memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan anak melalui pemenuhan asupan gizi yang seimbang. Nutrisi yang cukup diharapkan dapat membantu mencegah tengkes atau stunting sekaligus mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak.
Tak kalah penting, asupan makanan yang sehat juga berpengaruh terhadap aktivitas dan prestasi belajar siswa. Dengan kondisi tubuh yang sehat dan kebutuhan nutrisi yang terpenuhi, anak-anak diharapkan dapat lebih fokus, aktif, dan bersemangat mengikuti proses pembelajaran di sekolah.
Program tersebut juga diharapkan mampu membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak secara lebih merata.
Karena itu, Athar mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keberlangsungan program tersebut. Dukungan dapat diwujudkan dengan membiasakan pola makan sehat, menghargai makanan yang telah tersedia, serta tidak membuang-buang makanan.
“Semoga langkah baik ini membawa kita menuju generasi emas Indonesia yang kuat, cerdas, dan sehat,” menjadi harapan yang mengemuka dalam momentum tasyakuran tersebut.
Setahun perjalanan SPPG Korleko pun bukan sekadar hitungan waktu. Di dalamnya tersimpan ikhtiar, kepedulian, dan harapan agar setiap anak memperoleh kesempatan tumbuh dengan gizi yang cukup dan masa depan yang lebih baik.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimaksih Sudah Berkunjung di Website Kami