NusraID - Persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Desa Korleko, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur, mulai memasuki tahapan penting. Pada Rabu, (16/9/2026), pembentukan panitia Pilkades tingkat desa dilaksanakan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Camat, Kapolsek, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, unsur perempuan, serta sejumlah elemen masyarakat lainnya.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan proses pembentukan panitia berjalan secara terbuka, partisipatif, dan mengedepankan kepentingan masyarakat.
Pj Kepala Desa Korleko, Athar, mengatakan pembentukan panitia Pilkades merupakan tahapan strategis yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
Dalam prosesnya, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memimpin musyawarah untuk membentuk Panitia Pemilihan Kepala Desa tingkat desa.
Setelah panitia pemilihan tingkat desa terbentuk, tahapan selanjutnya akan dilanjutkan dengan pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) hingga Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
Athar menegaskan, keberhasilan Pilkades tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknis, tetapi juga oleh integritas seluruh penyelenggara yang terlibat.
"Harapan saya yang utama adalah seluruh panitia tetap netral, tidak berafiliasi, dan mandiri dalam mengemban tugas sebagai panitia, sehingga proses Pilkades berjalan sesuai aturan yang ada, aman, lancar, serta sukses," ucap Athar. Kepada media ini.
Menurutnya, sikap netral dan mandiri menjadi modal utama untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap seluruh tahapan Pilkades.
Karena itu, ia mengajak seluruh panitia yang telah dibentuk untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan berpegang teguh pada ketentuan yang berlaku.
Selain menekankan profesionalitas panitia, Athar juga mengajak seluruh masyarakat Desa Korleko untuk bersama-sama menjaga kondusivitas keamanan selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.
Ia menilai masyarakat memiliki peran yang sangat besar dalam menciptakan suasana desa yang aman dan nyaman. Sinergi antara pemerintah desa, penyelenggara, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan seluruh warga menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan pesta demokrasi di tingkat desa.
"Yang terpenting adalah kita sama-sama menjaga kondusivitas keamanan Desa Korleko dengan saling bersinergi. Pasukan utama pengaman setempat adalah masyarakat desa. Masyarakatlah yang memiliki tanggung jawab penuh terhadap keamanan desanya," tegasnya.
Sementara itu, pembentukan Pantarlih menjadi bagian penting dalam tahapan Pilkades, khususnya dalam proses pendataan dan pemutakhiran data pemilih. Petugas tersebut nantinya memiliki peran strategis untuk memastikan data pemilih dapat diperbarui secara cermat dan sesuai ketentuan.
Athar berharap seluruh panitia dan petugas yang nantinya terlibat mampu menjalankan tugas dengan penuh integritas, ketelitian, serta mengutamakan kepentingan masyarakat.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimaksih Sudah Berkunjung di Website Kami