NusraID – Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor kembali menggelar kegiatan Visiting Professor dengan menghadirkan dua guru besar dari . Kegiatan bertema "Pendidikan Islam dan PTKIS Berdampak" tersebut berlangsung di Ruang Pertemuan Lantai III Gedung Rektorat IAI Hamzanwadi Pancor, Selasa (28/7/2026).
Dua narasumber yang dihadirkan yakni serta . Keduanya membagikan pengalaman dan praktik terbaik dalam membangun perguruan tinggi yang unggul, berdampak, serta berdaya saing nasional dan internasional.
Acara dihadiri jajaran pimpinan IAI Hamzanwadi Pancor, di antaranya Wakil Rektor I Dr. H. Abdul Hayyi Akrom, M.M.Pd., Wakil Rektor II TGH. Hudatullah, M.A., para dekan, Direktur Pascasarjana, wakil dekan, hingga para dosen.
Dalam paparannya, Prof. Maskuri mengungkapkan keberhasilan UNISMA tidak diraih secara instan, melainkan melalui berbagai terobosan dalam membangun budaya akademik, tata kelola, penguatan sumber daya manusia, serta perluasan jejaring kerja sama. Ia menegaskan bahwa perubahan harus dimulai dari cara pandang seluruh sivitas akademika.
"Keberhasilan perguruan tinggi berawal dari keberanian menjadi pemimpin perubahan. Jangan hanya menjadi penonton atau pengikut, tetapi jadilah penggerak yang mampu menghadirkan lompatan kemajuan bagi institusi. Perguruan tinggi yang berdampak dibangun melalui sinergi berbagai aspek, mulai dari penguatan sumber daya manusia, publikasi internasional, kolaborasi dan jejaring yang luas, hingga kontribusi nyata terhadap pembangunan masyarakat. Tidak ada kampus yang bisa maju sendirian. Karena itu, kemitraan dan kerja sama harus terus diperkuat agar perguruan tinggi mampu berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi bangsa dan masyarakat," ujar Prof. Maskuri.
Sementara itu, Prof. M. Mas'ud Said menambahkan bahwa pengembangan sumber daya manusia dan kemitraan yang berkelanjutan merupakan fondasi penting bagi kemajuan perguruan tinggi. Menurutnya, kolaborasi antarkampus harus terus diperkuat agar mampu menghasilkan inovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan.
Mewakili civitas akademika IAI Hamzanwadi Pancor, menyampaikan apresiasi atas kehadiran kedua guru besar tersebut. Ia berharap pengalaman dan best practice yang dibagikan dapat menjadi inspirasi dalam memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di IAI Hamzanwadi Pancor.
Kegiatan Visiting Professor ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) secara simbolis antara Wakil Rektor I IAI Hamzanwadi Pancor, Dr. H. Abdul Hayyi Akrom, M.M.Pd., dan Direktur Pascasarjana UNISMA, Prof. Dr. H. M. Mas'ud Said, Ph.D., yang dilanjutkan dengan pertukaran cendera mata sebagai simbol penguatan kerja sama antarkedua perguruan tinggi.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimaksih Sudah Berkunjung di Website Kami