- -->
  • Jelajahi

    Copyright © NusraID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan


     

    Batik hingga produk inovatif, Expo OSOP SMKN 1 Sikur curi perhatian di Car Free Day Selong

    NusraID
    Minggu, 01 Februari 2026, 11:38 AM Last Updated 2026-02-01T04:38:39Z

    Ratusan karya kreatif siswa SMK Negeri 1 Sikur dipamerkan dalam kegiatan Expo One Student One Product (OSOP) yang digelar di Taman Rinjani Selong pada Minggu (1/2/2026) mencuri perhatian.

     

    NusraID - Ratusan karya kreatif siswa SMK Negeri 1 Sikur dipamerkan dalam kegiatan Expo One Student One Product (OSOP) yang digelar di Taman Rinjani Selong pada Minggu (1/2/2026) mencuri perhatian. Kegiatan ini menjadi ajang pembuktian bahwa siswa SMK mampu menghasilkan produk mandiri yang siap bersaing di pasar.



    Tak hanya memamerkan produk, kegiatan ini juga diramaikan dengan fashion show busana batik, hasil karya siswa jurusan tata busana SMKN 1 Sikur. Busana yang ditampilkan merupakan perpaduan antara batik kekinian dengan sentuhan khas lokal, salah satunya batik dan tenun Maringki yang diolah menjadi karya modern dan bernilai jual tinggi.



    Kepala SMKN 1 Sikur, Hasbi Ahmad, mengatakan bahwa kegiatan Expo OSOP merupakan bagian dari program unggulan sekolah, yakni One Student One Product, yang telah dicanangkan sejak dua tahun lalu.



    “Alhamdulillah, hari ini kita bisa mewujudkan program one student one product. Expo OSOP ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 12 dan menjadi salah satu syarat untuk mengikuti Uji Kompetensi Kejuruan (UKK). Setelah ini, mulai Senin mereka akan fokus pada pelaksanaan UKK,” ucap Hasbi kepada opsintb.com



    Hasbi menjelaskan, dari sekitar 400 siswa kelas XII, terdapat lebih dari 400 produk mandiri yang dipamerkan. Produk tersebut berasal dari seluruh jurusan dan lahir dari ide serta gagasan siswa sendiri, mulai dari tahap perencanaan hingga menjadi produk siap jual.



    Menurutnya, keistimewaan kegiatan ini adalah kolaborasi lintas jurusan, khususnya antara siswa tata busana dan tata kecantikan dalam konsep fashion street, yang menampilkan karya siswa berkelas nasional.



    “Anak-anak yang tampil ini kelasnya sudah nasional disainernya, bahkan mereka digunakan di tingkat kabupaten, provinsi, bahkan nasional dan pernah tampil sebagai duta di Sarinah,”katanya



    Pemilihan lokasi di ruang publik, seperti Taman Rinjani Selong yang bertepatan dengan kegiatan car free day, bukan tanpa alasan. Hal ini dilakukan agar siswa bisa langsung berhadapan dengan pasar dan konsumen.



    “Kami ingin mempertemukan siswa dengan market secara langsung. Mereka bisa mendapatkan masukan, melihat respons masyarakat, belajar pemasaran, dan bagaimana produk itu benar-benar dijual,” jelas Hasbi.



    Ia menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari misi SMK dalam membentuk karakter wirausaha siswa sejak dini, sebagai bekal menghadapi usia produktif dan kebutuhan dunia industri, baik lokal, nasional, hingga internasional.



    "Kami ingin melahirkan karakters siswa yang berjiwa wira usaha, dan kami sekolah berkewajiban untuk untuk menyipakan mereka generasi muda ini untuk pasar industri. Sesuai hajat SMKN 1 Skkur ada tiga pilar yaitu bekerja, melanjutkan dan berwira usaha,"tuturnya



    Ia juga menjelasnkan SMKN 1 Sikur mengajarkan siswa berwirausaha agar anak didiknya bisa mandiri, produktif dan kedepannya bisa menhidupi diri serta keluarganya.



    "Laling tidak nanti mereka menjadi pengerak ekonomi di masyarakat, itu yang kita harapkan,"terang Hasbi



    Hasbi juga menyebut, ada 9 progarm yang terdiri dari ekonomi kreatif dan pariwisata seperti contoh karya Batik dan karya dari kayu.



    "Ini produk-produk yang laku di masyarakat, disini juga menampilakn batik harian, batik dinas dengan corak khas batik, dan ada khas batik dari Maringke. Itu kan orang bingung tidak pernah mengenal, sehingga hari ini kita tampilkan serta hasil tenun maringke"terangnya



    Melalui Expo OSOP ini, Hasbi berharap dapat membangun kepercayaan diri siswa, menanamkan karakter mental wirausaha, serta membuktikan kepada masyarakat bahwa SMKN 1 Sikur mampu sejajar dengan dunia industri dan menjadi penggerak ekonomi di masa depan.



    "SMK selama ini mungkin tidak mampu bersaing dengan pasar hari ini kami buktikan kami sejajar dengan industri yang lain, dan kami menanamkan karakter mental siswa bahwa mereka bisa bersaing di masyarakat dan memasarkan produknya dimasnyarakat supaya mereka memilki kepercayaan diri,"tutur Hasbi



    Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lombok Timur, H. Suroto, yang kebetulan hadir dan membeli hasil karya siswa memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap kegiatan tersebut.



    “Kami sangat mengapresiasi kegiatan expo OSOP SMKN 1 Sikur ini. Event seperti ini luar biasa karena membuka peluang baru, apalagi dilaksanakan saat car free day, di mana masyarakat berkumpul dan bisa langsung melihat serta membeli produk siswa,” katanya.



    Menurut Suroto, kegiatan seperti ini sejalan dengan tujuan SMK untuk menciptakan peluang kerja baru dan menekan angka pengangguran terbuka.



    “Dengan banyaknya kegiatan seperti ini, harapannya secara bertahap bisa membuka lapangan kerja baru. Minimal produk siswa dilihat, dipromosikan, dan ini bisa menjadi motivasi serta semangat bagi mereka,” ujarnya.



    Ia juga berharap SMK lain dapat meniru langkah SMKN 1 Sikur sesuai dengan jurusan masing-masing. Disnakertrans sendiri, lanjutnya, siap mendukung SMK melalui program magang, pengantar kerja, hingga penyediaan informasi peluang kerja di tingkat daerah, nasional, bahkan luar negeri.



    “Ini bisa menjadi model yang luar biasa. Produk-produk yang ditampilkan sangat aplikatif dan bermanfaat di masyarakat. Kegiatan seperti ini jarang dilakukan, dan SMKN 1 Sikur berhasil membuktikan bahwa siswa SMK mampu bersaing,” tutupnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terimaksih Sudah Berkunjung di Website Kami

    Terkini