- -->
  • Jelajahi

    Copyright © NusraID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan


     

    PMII Komisariat Hamzanwadi dan Rayon teguhkan semangat inklusif melalui pengakraban pengurus

    NusraID
    Minggu, 01 Februari 2026, 11:29 AM Last Updated 2026-02-01T04:42:19Z

    Pasca pelaksanaan Pelantikan Inklusif Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Hamzanwadi, langkah awal konsolidasi organisasi resmi dimulai melalui kegiatan Pengakraban Pengurus Rayon dan Pengurus Komisariat. Kegiatan ini menjadi yang pertama digelar sebagai ruang temu, refleksi, dan penguatan ikatan struktural antar pengurus.

     

    NusraID - Pasca pelaksanaan Pelantikan Inklusif Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Hamzanwadi, langkah awal konsolidasi organisasi resmi dimulai melalui kegiatan Pengakraban Pengurus Rayon dan Pengurus Komisariat. Kegiatan ini menjadi yang pertama digelar sebagai ruang temu, refleksi, dan penguatan ikatan struktural antar pengurus.


    Kegiatan pengakraban ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk menegaskan semangat kebersamaan, kesetaraan, dan inklusivitas dalam gerak organisasi. 


    Setelah pelantikan yang menegaskan nilai keterbukaan dan keberagaman, pengakraban ini menjadi jembatan emosional dan ideologis antar pengurus rayon dan komisariat guna membangun kerja kolektif yang solid.


    Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, para pengurus saling mengenal tidak hanya secara struktural, tetapi juga secara personal dan dalam nilai-nilai perjuangan. Diskusi, refleksi, serta dinamika kebersamaan menjadi medium untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap organisasi serta tanggung jawab kolektif terhadap arah gerakan PMII ke depan.


    Ketua Komisariat PMII Universitas Hamzanwadi, Linda Wahyuni, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan pengakraban merupakan fondasi awal bagi keberlanjutan gerakan organisasi.


    “Pelantikan adalah pintu masuk struktural, tetapi pengakraban adalah pintu masuk ideologis dan emosional. Dari sinilah kita belajar bahwa PMII tidak dibangun oleh individu yang hebat, melainkan oleh tim yang saling percaya, saling menguatkan, dan berjalan dalam satu barisan perjuangan,” ujarnya.


    Linda juga berharap seluruh pengurus, baik di tingkat rayon maupun komisariat, mampu menjadikan perbedaan sebagai kekuatan dalam membangun organisasi.


    “Semangat inklusif yang kita ikrarkan dalam pelantikan harus hidup dalam praktik organisasi. Pengakraban ini menjadi awal agar PMII Universitas Hamzanwadi tumbuh sebagai rumah bersama, tempat gagasan bertemu, kritik dirawat, dan kader disiapkan untuk menjawab tantangan zaman,” lanjutnya.


    Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antar pengurus sehingga PMII Universitas Hamzanwadi dapat bergerak lebih terarah, progresif, dan konsisten dalam memperjuangkan nilai keislaman, keindonesiaan, dan kemahasiswaan.


    Kegiatan pengakraban ini sekaligus menegaskan bahwa PMII tidak hanya berbicara tentang struktur dan jabatan, tetapi juga tentang kebersamaan, komitmen, dan keberanian untuk tumbuh bersama dalam perjuangan.




    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terimaksih Sudah Berkunjung di Website Kami

    Terkini