NusraID - Ketua Dewan Pembina Himpunan Mitra Dapur Generasi Emas Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Daeng Paelori, mengatakan bahwa pentingnya kekompakan seluruh mitra dapur dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Menurutnya, ratusan mitra dapur yang kini beroperasi di NTB harus memiliki solidaritas yang kuat agar pelaksanaan program berjalan maksimal.
“Kita harus bersatu padu, kita harus kompak untuk mensukseskan program nasional ini. Ini adalah hak anak-anak Indonesia untuk mendapatkan makanan bergizi secara layak,” tegasnya Rabu (26/11/2025)
Daeng Paelori mengungkapkan bahwa dapur-dapur penyedia makanan dalam program ini merupakan mitra strategis Badan Gizi Nasional (BGN)
Di setiap dapur terdapat struktur resmi yang ditetapkan BGN, termasuk Kepala Dapur yang dipimpin oleh seorang Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) sebagai perpanjangan tangan BGN di lapangan.
Namun ia menyayangkan masih adanya masalah komunikasi antara mitra dapur dan SPPI di sejumlah daerah.
“Banyak yang tidak nyambung antara mitra dengan SPPInya. Tidak boleh ada arogansi kekuasaan, baik dari pihak SPPI maupun dari mitra sendiri,” ucapnya
Ia mencontohkan laporan-laporan dari beberapa daerah, seperti Dompu, Lombok Tengah, hingga Lombok Timur, di mana terjadi kesalahpahaman antara pihak mitra dan kepala dapur. Situasi tersebut dinilai dapat mengganggu sinkronisasi pelaksanaan program.
“Kami tidak ingin ada mitra yang merasa tertekan, merasa terancam, atau sebaliknya mitra merasa paling berkuasa karena memiliki dapur. Semua harus berjalan profesional. Kerja sama ini harus sehat dan harmonis,” terannya
Selain persoalan koordinasi, Daeng Paelori juga menyoroti pentingnya penyajian menu yang benar-benar bergizi sesuai standar. Bahkan Ia menekankan, anak-anak penerima manfaat memiliki hak atas makanan yang layak dengan porsi sesuai usia.
“Porsi kecil untuk PAUD, TK, hingga kelas 3 SD. Sementara porsi besar untuk kelas 3 SD ke atas hingga SMA. Semua harus sesuai takaran protein hewani dan nabati, bukan asal kenyang,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan agar mitra tidak mengejar keuntungan semata dengan mengorbankan kualitas makanan. Setiap dapur, kata dia, sudah dilengkapi ahli gizi yang bertugas memantau komposisi menu.
“Anak-anak yang makan ini adalah generasi emas kita. Jangan sampai kualitas makanan mereka diabaikan,” katanya
Untuk memastikan pelaksanaan di lapangan berjalan sesuai standar, Daeng Paelori menyampaikan bahwa dalam waktu dekat pihaknya bersama tim akan turun melakukan pengecekan langsung ke seluruh dapur mitra se-NTB.
“Ini bukan untuk mencari kesalahan, tapi untuk memastikan semua berjalan baik dan sesuai aturan. Kita ingin kualitas tetap terjaga,” tuturnya
Ia berharap seluruh mitra dapat terus bekerja sama dengan baik demi suksesnya program nasional ini.
“Mari berikan yang terbaik untuk anak-anak kita, generasi emas masa depan bangsa,” tutupnya.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimaksih Sudah Berkunjung di Website Kami