- -->
  • Jelajahi

    Copyright © NusraID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     

    Prodi Pariwisata Perluas Jejaring Mitra Magang hingga Jepang

    NusraID
    Kamis, 27 Agustus 2026, 5:14 PM Last Updated 2026-08-27T10:14:48Z

    Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan ruang belajar yang lebih luas kepada mahasiswa, Program Studi (Prodi) Pariwisata terus memperkuat jejaring kemitraan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).


    NusraID - Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan ruang belajar yang lebih luas kepada mahasiswa, Program Studi (Prodi) Pariwisata terus memperkuat jejaring kemitraan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Perluasan kemitraan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di berbagai sektor industri pariwisata, mulai dari perhotelan, destinasi wisata hingga biro perjalanan.

    Jejaring mitra Prodi Pariwisata kini tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, Kota Mataram, Lombok Utara, Gili Trawangan, Bali, hingga Daerah Istimewa Yogyakarta. Bahkan, pada tahun 2026, jejaring kerja sama tersebut telah berkembang hingga ke tingkat internasional dengan hadirnya mitra magang di Jepang.

    Koordinator Program Studi (Koorprodi) Pariwisata, Muhammad Ramli, M.Pd., CHE, mengungkapkan bahwa perluasan jejaring tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Prodi Pariwisata dalam meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman belajar mahasiswa.

    "Prodi Pariwisata terus berupaya meningkatkan layanan kepada mahasiswa dari tahun ke tahun, salah satunya dengan memperluas jejaring kemitraan. Jika pada tahun 2025 jejaring mitra masih berada sampai Bali, maka pada tahun 2026 ini telah berkembang hingga Yogyakarta dan bahkan sampai ke Jepang," ungkap Ramli.

    Menurut Ramli, perkembangan tersebut menjadi momentum penting bagi Prodi Pariwisata. Program magang tahun 2026 dinilai sebagai salah satu titik balik dalam peningkatan layanan pendidikan, khususnya dalam memberikan pengalaman kerja yang lebih luas kepada mahasiswa.

    "Dengan perluasan ini, pelaksanaan magang Prodi Pariwisata tahun 2026 menjadi titik balik peningkatan pelayanan secara signifikan. Program magang tidak hanya menjangkau industri di tingkat daerah, tetapi sudah menembus skala nasional bahkan internasional," jelasnya.

    Pada tahun 2026, jumlah mahasiswa yang mengikuti program magang mencapai 79 peserta, yang terdiri atas 60 mahasiswa dalam program magang nasional dan 19 mahasiswa dalam program magang internasional. Mereka ditempatkan pada berbagai mitra DUDI sesuai dengan bidang dan kebutuhan industri.

    Secara keseluruhan, terdapat 25 DUDI yang menjadi lokasi penempatan mahasiswa magang. Mitra tersebut berasal dari sektor industri perhotelan, destinasi pariwisata, maupun biro perjalanan yang ada du Lombok, Bali, Yogyakarta dan Jepang. Pada setiap lokasi, mahasiswa ditempatkan dalam kelompok yang terdiri atas sekitar dua hingga empat mahasiswa.

    Program magang yang dilaksanakan selama satu semester tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman praktis sekaligus memperkaya khazanah keilmuan mahasiswa. Interaksi langsung dengan dunia industri menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa agar memiliki kompetensi, wawasan, keterampilan dan kesiapan menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan.

    Ramli berharap pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama mengikuti program magang dapat menjadi bekal penting untuk membangun profesionalisme dan meningkatkan daya saing lulusan Prodi Pariwisata.

    "Kami berharap pengalaman selama satu semester di dunia industri dapat melengkapi khazanah keilmuan dan wawasan mahasiswa, sehingga mereka tidak hanya memahami pariwisata secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman nyata dan kesiapan untuk terjun ke dunia kerja di masa yang akan datang," pungkas Ramli.
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terimaksih Sudah Berkunjung di Website Kami

    Terkini