- -->
  • Jelajahi

    Copyright © NusraID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Peletakan Batu Pertama Graha PMII Lombok Timur, Simbol Semangat Kaderisasi dan Pengabdian

    NusraID
    Sabtu, 13 Juni 2026, 9:00 AM Last Updated 2026-06-13T02:00:16Z

    Semangat kebersamaan dan gotong royong mewarnai peletakan batu pertama pembangunan Graha PMII Lombok Timur di Rakam, Kecamatan Selong, Jumat (12/6/2026).

     

    NusraID – Semangat kebersamaan dan gotong royong mewarnai peletakan batu pertama pembangunan Graha PMII Lombok Timur di Rakam, Kecamatan Selong, Jumat (12/6/2026). 



    Momentum bersejarah ini menjadi simbol kuat tekad para alumni dan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) untuk menghadirkan pusat kaderisasi dan ruang pergerakan yang akan diwariskan bagi generasi mendatang.



    Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Lombok Timur H. M. Juaini Taofik yang mewakili Bupati Lombok Timur, unsur Forkopimda, Ketua Pengurus Besar IKA PMII, IKA PMII NTB, IKA PMII Lombok Timur, PKC PMII Bali Nusra, PC PMII Lombok Timur, serta kader PMII.



    Ketua Panitia Pembangunan Graha PMII Lombok Timur, Ahmad Patoni, menegaskan bahwa pembangunan gedung tersebut lahir dari semangat para alumni PMII yang ingin meninggalkan jejak pengabdian untuk kader dan daerah.



    "Gedung ini bukan sekadar bangunan. Gedung ini akan dipakai belajar, menjadi pusat gerakan dan pusat lahirnya gagasan. Kalau kita tidak mengambil bagian dalam pembangunan ini, maka kita kehilangan kesempatan untuk mendapatkan amal jariyah yang akan terus mengalir," tegas Patoni. Dalam sambutannya



    Menurutnya, tahap awal pembangunan didukung oleh puluhan alumni yang secara sukarela bergotong royong mengumpulkan dana untuk pembangunan pondasi dan struktur dasar bangunan.



    "Kami sudah memulai dengan 40 sahabat alumni yang berkomitmen membantu pembangunan. Hari ini kita mulai dengan 24 tiang pondasi. Ini bukti bahwa PMII Lombok Timur tidak menunggu kaya untuk bergerak, tetapi bergerak karena keyakinan," ujarnya.



    Patoni menyebut kekuatan terbesar PMII Lombok Timur bukan terletak pada kekayaan materi, melainkan semangat dan optimisme para kadernya.



    "Mungkin kita tidak punya banyak uang, mungkin kita bukan kelompok paling kaya. Tetapi kami punya keyakinan. Matahari itu terbit dari timur, dan kami percaya Lombok Timur akan terus melahirkan cahaya perubahan," katanya disambut tepuk tangan hadirin.



    Sementara itu, Ketua IKA PMII Lombok Timur, Mihlis Hasim, menjelaskan bahwa Graha PMII dibangun sebagai investasi jangka panjang bagi proses kaderisasi PMII di Lombok Timur.



    "Ini bukan gedung untuk alumni. Ini adalah investasi untuk kader-kader PMII masa depan. Mereka yang akan belajar, berdiskusi, dan membangun daerah dari tempat ini," ucapnya



    Mihlis mengungkapkan, bangunan dua lantai tersebut akan berdiri di atas lahan seluas 15 are. Lantai pertama akan difungsikan sebagai kantor organisasi, sementara lantai kedua menjadi aula pertemuan dan pusat kegiatan kaderisasi.



    "Kami ingin suatu saat kader PMII tidak perlu lagi berpindah-pindah mencari tempat pelatihan. Semua proses kaderisasi bisa dilakukan di rumah sendiri, di Graha PMII Lombok Timur," bebernya



    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Timur yang telah memberikan lahan untuk pengembangan organisasi.



    "Kami berharap ke depan status lahan ini bisa ditingkatkan menjadi hibah penuh sehingga keberadaan Graha PMII memiliki kepastian hukum yang kuat dan dapat terus berkembang untuk kepentingan kaderisasi," terangnya




    Mewakili Bupati Lombok Timur, Sekda H. M. Juaini Taofik memastikan pemerintah daerah mendukung penuh pembangunan Graha PMII dan akan mengawal proses legalitas lahan hingga tuntas.



    "Pak Bupati berpesan agar proses ini dikawal sampai selesai secara akuntabel. Insya Allah tinggal selangkah lagi menuju penyelesaian administrasi dan legalitasnya," bebernya Juaini.



    Ia mengungkapkan bahwa Pemkab Lombok Timur telah memberikan dukungan nyata berupa alat berat dan bantuan material untuk menunjang pembangunan tahap awal.



    "Begitu panitia melapor, pemerintah langsung mengirim alat berat dan bantuan material. Artinya bupati mengakui dan mendukung keberadaan PMII sebagai mitra pembangunan daerah," ujarnya.



    Dalam kesempatan yang sama, Ketua PB IKA PMII, Dr. Hj. Luluk Nurhamidah, menegaskan bahwa Graha PMII tidak boleh hanya menjadi kantor organisasi semata, tetapi harus menjadi pusat lahirnya pemimpin masa depan.



    "Kalau hanya untuk kantor, sekarang zamannya virtual office. Tapi kalau ini menjadi Graha PMII, maka harus menjadi ruang lahirnya pemimpin yang responsif, inovatif, dan mampu memberikan solusi atas persoalan masyarakat," tegas Luluk.



    Menurutnya, keberadaan Graha PMII harus menjadi pusat kolaborasi gagasan dan kebijakan publik yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat Lombok Timur.



    Ia juga menyoroti sejumlah persoalan sosial yang masih menjadi pekerjaan rumah daerah, seperti kemiskinan, stunting, dan tingginya angka perkawinan anak.



    "Dari gedung ini harus lahir program-program strategis yang membantu pemerintah mengurangi kemiskinan, menekan angka perkawinan anak, mengatasi stunting, dan memberdayakan masyarakat desa. Graha PMII harus menjadi rumah solusi bagi masyarakat," ujarnya



    Luluk menegaskan bahwa pembangunan Graha PMII merupakan simbol pengabdian dan investasi jangka panjang yang manfaatnya akan terus dirasakan oleh generasi berikutnya.



    "Amal jariyah itu bukan hanya tentang membangun gedung. Amal jariyah adalah ketika dari gedung ini lahir pemimpin-pemimpin yang memberi manfaat bagi umat, bangsa, dan daerahnya," pungkasnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terimaksih Sudah Berkunjung di Website Kami

    Terkini