NusraID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Membangun Desa Universitas Hamzanwadi Selong dari Fakultas Bahasa, Seni, dan Humaniora (FBSH) yang tergabung dalam Tim KKN 15 Desa Tetebatu Selatan, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, bersama Kepala Wilayah Keselet Aren, Abdullah, membangun instalasi biogas berbahan baku kotoran sapi, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan seluruh anggota Tim KKN 15 serta masyarakat setempat yang bergotong royong dalam proses pembangunan. Instalasi biogas ini dibangun sebagai upaya mengolah limbah kotoran sapi agar tidak mencemari lingkungan sekaligus dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif bagi masyarakat.
Pembangunan instalasi berlangsung dengan penuh semangat. Para mahasiswa terlibat langsung dalam setiap tahapan pekerjaan, mulai dari persiapan lokasi, penggalian lubang digester, hingga pembangunan instalasi awal.
Salah satu anggota tim dari bidang Energi Terbarukan menjelaskan bahwa program tersebut hadir sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat Keselet Aren yang selama ini masih bergantung pada kayu bakar untuk memenuhi kebutuhan energi rumah tangga.
"Biogas ini sangat dibutuhkan karena dapat mengurangi dampak limbah peternakan serta menekan ketergantungan masyarakat pada kayu bakar," ujarnya.
Menurutnya, keberadaan instalasi biogas diharapkan mampu menjadi solusi energi yang lebih ramah lingkungan sekaligus membantu mengurangi dampak negatif limbah peternakan yang selama ini menjadi permasalahan di wilayah tersebut.
Selain pembangunan fisik, mahasiswa KKN juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara kerja biogas, perawatan instalasi, serta manfaat jangka panjang pengolahan limbah ternak secara berkelanjutan. Edukasi ini bertujuan agar masyarakat mampu mengelola dan memanfaatkan instalasi secara mandiri setelah program KKN berakhir.
Sementara itu, Ketua Tim KKN 15 Desa Tetebatu Selatan, Danil Islam, menyampaikan bahwa pembangunan instalasi biogas merupakan salah satu program unggulan kelompoknya selama masa pengabdian di desa.
Ia mengungkapkan bahwa keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi aktif masyarakat serta aparat wilayah setempat.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pengelolaan limbah ternak secara berkelanjutan serta pemanfaatan energi ramah lingkungan," kata Danil.
Ia juga berharap instalasi yang telah dibangun dapat terus dirawat dan dimanfaatkan oleh masyarakat dalam jangka panjang.
"Semoga instalasi ini benar-benar bermanfaat dan bisa terus digunakan oleh warga Keselet Aren dalam jangka panjang," pungkasnya.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Universitas Hamzanwadi tidak hanya berkontribusi dalam pembangunan desa, tetapi juga mendorong penerapan teknologi energi terbarukan yang mendukung kelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimaksih Sudah Berkunjung di Website Kami