NusraID - Polda NTB, bekerjasama Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) NTB Densus 88 Anti Teror, Biddokes Polda NTB dan Ditintelkam, menggelar Bakti Kesehatan di Pondok Pesantren Islam Ibnu Mas'ud Kecamatan Labuhan Haji, dan Ponpes Al Khair NU Ambung Kecamatan Masbagik Lombok Timur, (13/1/2026).
Bakti kesehatan yang dihadiri Ketua Bhayangkari Polda NTB, Nyonya Uty Edy Murbowo ini, juga memberikan bantuan bahan pokok pada masyarakat dan kedua Ponpes tersebut. Ratusan masyarakat dan santri di dua Ponpes ini, tampak antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis ini.
Ketua Ponpes Islam Ibnu Mas'ud, Shodiqin, mengatakan, bakti kesehatan ini merupakan bagian dari Gawe Polda NTB, sekaligus sarana silaturahmi yang diharapkan membawa berkah dan sarana saling menguatkan atau pun saling edukasi.
Dipaparkan, Ponpes Islam Ibnu Mas'ud sudah berdiri sejak berdiri 30 tahun silam, merasa bahagia bisa bersua dengan para petinggi Polda NTB dan Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Timur. Saat ini, total 280 santri yang mengenyam pendidikan tingkat SMP IT dan SMA IT.
Selain itu, juga 25 santri yang mengikuti Tahfiz Alquran. Tidak itu saja, sebanyak 54 anak yatim, piatu, miskin dan terlantar, dalam asuhan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) yang di kelola Ponpes ini. Disyukurinya, LKSA tersebut mendapat perhatian dari Baznas dan Dinas Sosial (Disos) Lombok Timur.
"Terimakasih sudah menjadikan pondok pesantren Islam Ibnu Mas'ud sebagai lokasi bakti kesehatan,"katanya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, berterimakasih pada Polda NTB, yang menjadikan Lombok Timur khususnya di dua Ponpes ini, sebagai lokasi kegiatan bakti kesehatan Polda NTB.
Apalagi, Polda NTB membawa semua peralatan dan tenaga medis, untuk melayani 400 lebih masyarakat dalam pemeriksaan kesehatan gratis. Pesan Bupati, segala sesuatunya kalau dilakukan berjamaah bersama pemerintah, rakyat dan pelaku usaha serta lainnya, pasti akan lebih afdal daripada kerja sendiri.
"Kami berterimakasih pada Polda NTB dan kehadiran Ibu Kapolda atas Bakti sosial kesehatan di Lombok Timur,"ucapnya seraya berharap masyarakat memanfaatkan maksimal bakti sosial kesehatan ini.
Sekarang kita bisa melihat Ponpes ini perspektif dulu dan sekarang sudah beda. Sekarang sudah rapi, bangunannya bagus karena komunikasi sudah baik antara Ponpes dan masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Satgas Wilayah NTB Densus 88 Anti Teror, Kombespol Lili Warli, SIK, mengatakan, bakti kesehatan di Lombok Timur ini, merupakan hasil komunikasi, koordinasi dan kerjasama antara Bidang Dokkes, Intel dan Densus 88 Anti Teror. Tentunya, juga setelah mendapat izin dan keputusan dari Kapolda NTB.
"Bakti sosial kesehatan ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Dan Alhamdulillah, Ponpes Islam Ibnu Mas'ud menjadi salah satu lokasi kegiatan, karena merupakan pondok pesantren binaan kami. Kehadiran Ibu Kapolda sebagai vitamin, menambah kekuatan energi dalam menunaikan tugas,"imbuhnya.
Sementara itu, Kapolda NTB melalui Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokkes) Polda NTB, Kombespol dr I Komang Tresna, mengatakan, bakti kesehatan wujud nyata kepedulian Polri khususnya Polda NTB dan Densus 88 Anti Teror, Biddokes Polda NTB, Polres Lombok Timur serta Bhayangkari. Kegiatan ini mencerminkan Polri selalu hadir ditengah masyarakat, tidak hanya menjaga Kamtibmas, tapi juga mendukung kualitas hidup masyarakat.
"Dari kegiatan ini, diharapkan masyarakat memperoleh manfaat, edukasi penting menjaga pola hidup sehat dan bersih, karena kesehatan modal utama menjaga bangsa,"ucapnya.
Bakti kesehatan ini lanjutnya, meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan gigi, mini laboratorium, pemberian vitamin, dan sebagainya.
Pelayanan kesehatan ini, salah satu bentuk kepedulian pada bangsa dan negara. Serta upaya menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman. Ia percaya kegiatan ini membawa keberkahan, terus membangun bangsa lebih kuat dan sejahtera.
"Kegiatan ini selain bermanfaat, memperkuat sinergi, jaringan dan kesatuan NKRI, sebagai amal jariah, terus berbagi dan peduli terhadap sesama,"tandasnya.
"Kami mengapresiasi semua tenaga kesehatan yang telah mendukung dan membantu terlaksananya kegiatan ini,"tambah Tresna.
Lebih jauh diungkapkan, sinergi dengan semua stakeholder terkait, menjadi kunci keberhasilan kegiatan.
"Kami berharap, pemeriksaan kesehatan gratis ini memberikan manfaat sebesar-besarnya, karena sebagai wujud sinergi Polri bersama masyarakat,"pungkasnya.











Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimaksih Sudah Berkunjung di Website Kami