- -->
  • Jelajahi

    Copyright © NusraID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan


     

    Kasus double transfer, BRI Cabang Selong pastikan pengembalian dana UMKM sesuai prosedur

    NusraID
    Senin, 26 Januari 2026, 4:13 PM Last Updated 2026-01-26T09:13:11Z

    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Selong menegaskan bahwa proses pengembalian dana kepada nasabah UMKM yang terdampak double transfer sedang dan akan dilakukan secara tertib, penuh kehati-hatian, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.



    NusraID - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Selong menegaskan bahwa proses pengembalian dana kepada nasabah UMKM yang terdampak double transfer sedang dan akan dilakukan secara tertib, penuh kehati-hatian, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


    Komitmen ini disampaikan menyusul adanya kejadian transfer dana yang berlebih pada sejumlah rekening nasabah. Manajemen BRI Cabang Selong langsung melakukan langkah identifikasi dan rekonsiliasi secara menyeluruh untuk memastikan akurasi data.


    Allan Arya Utama, Pemimpin Kantor Cabang BRI Selong, menegaskan bahwa pihaknya mengutamakan prinsip kehati-hatian dan Good Corporate Governance (GCG) dalam setiap operasional.


    “Saat ini kami tengah melakukan proses rekonsiliasi dan pengembalian saldo rekening secara seksama. Kami berkomitmen penuh untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan baik dan sesuai prosedur yang berlaku,” ucap Allan Arya Utama, Senin (26/1/2026).


    Ia menambahkan, BRI senantiasa berpegang teguh pada tata kelola perusahaan yang baik serta mengutamakan kepentingan dan kepercayaan nasabah. Langkah yang diambil ini merupakan bagian dari komitmen BRI untuk memberikan layanan terbaik dan melindungi aset nasabah.


    “Kami memohon pengertian dari semua pihak dan memastikan bahwa layanan kepada nasabah lainnya tetap berjalan normal. Nasabah yang membutuhkan konfirmasi dapat menghubungi kantor cabang atau call center BRI,” pungkasnya.


    BRI juga mengapresiasi kesabaran dan kepercayaan nasabah selama proses penyelesaian ini berlangsung. Kejadian ini menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan sistem dan prosedur operasional guna mencegah terulangnya hal serupa di masa depan. 
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terimaksih Sudah Berkunjung di Website Kami

    Terkini