- -->
  • Jelajahi

    Copyright © NusraID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     

    Deklarasi PC PMII Jembrana, PKC Bali Nusra Dorong Penguatan Kaderisasi

    NusraID
    Minggu, 20 September 2026, 7:08 AM Last Updated 2026-09-20T00:08:34Z

    Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Bali Nusra menegaskan bahwa terbentuknya Pengurus Cabang (PC) PMII Jembrana harus menjadi momentum penting dalam memperluas kaderisasi sekaligus memperkuat gerakan mahasiswa di wilayah Bali.

     

    NusraID - Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Bali Nusra menegaskan bahwa terbentuknya Pengurus Cabang (PC) PMII Jembrana harus menjadi momentum penting dalam memperluas kaderisasi sekaligus memperkuat gerakan mahasiswa di wilayah Bali.


    Hal tersebut disampaikan Sekretaris Umum PKC PMII Bali Nusra yang mewakili Ketua PKC PMII Bali Nusra, Suci Ramadhani Putri. Ia menilai, kehadiran PMII di Jembrana tidak boleh berhenti pada pembentukan struktur organisasi semata, tetapi harus diikuti dengan proses kaderisasi dan gerakan yang berkelanjutan.


    Menurutnya, PC PMII Jembrana harus mampu menjadi ruang tumbuh bagi mahasiswa untuk membangun tradisi intelektual, mengembangkan daya kritis, serta meningkatkan kepekaan terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.


    “Kehadiran PMII di Jembrana harus menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berpikir kritis, memiliki kepekaan sosial yang tinggi, sekaligus membangun PMII Jembrana menjadi lebih baik ke depannya,” ujarnya.


    Ia menegaskan, kaderisasi merupakan fondasi utama keberlanjutan organisasi. Karena itu, PC PMII Jembrana diharapkan mampu merawat proses kaderisasi secara konsisten, membangun kultur diskusi dan kajian, serta melahirkan kader yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga memiliki integritas dan keberanian mengambil peran di tengah masyarakat.


    “Bagi PKC PMII Bali Nusra, lahirnya PC PMII Jembrana harus menjadi awal dari proses kaderisasi yang serius. Kita ingin kader PMII tumbuh dengan kemampuan membaca persoalan, berpikir kritis, memiliki integritas, dan mampu menerjemahkan nilai-nilai PMII dalam kerja-kerja nyata,” tegasnya.


    Selain penguatan kaderisasi, keberadaan PC PMII Jembrana juga diharapkan menjadi bagian dari konsolidasi gerakan PMII di Bali. Sinergi antarcabang dinilai penting untuk memperkuat jaringan kaderisasi, pertukaran gagasan, serta kerja-kerja pengabdian kepada masyarakat.


    “PMII harus hadir sebagai organisasi yang mampu membaca zaman dan persoalan di sekitarnya. Karena itu, kami berharap PC PMII Jembrana dapat membangun karakter gerakan yang kritis, konstruktif, berintegritas, dan tetap berpijak pada nilai serta ideologi PMII,” lanjutnya.


    Momentum Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) dan deklarasi PC PMII Jembrana, lanjutnya, harus menjadi titik awal untuk membangun tradisi baru gerakan mahasiswa di Jembrana. Kritik terhadap berbagai persoalan sosial dan pembangunan, menurutnya, harus berjalan beriringan dengan gagasan, kajian, kaderisasi, dan pengabdian.


    Dengan demikian, kehadiran PC PMII Jembrana diharapkan tidak sekadar memperluas struktur organisasi PMII di Bali, tetapi juga memperkuat kontribusi gerakan mahasiswa dalam membaca persoalan dan menghadirkan gagasan serta kerja nyata bagi masyarakat.

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terimaksih Sudah Berkunjung di Website Kami

    Terkini