- -->
  • Jelajahi

    Copyright © NusraID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Mahasiswa KKN Universitas Hamzanwadi Tinggalkan Jejak Pengabdian di Tetebatu Selatan, Program Berkelanjutan Jadi Warisan

    NusraID
    Senin, 06 Juli 2026, 2:36 PM Last Updated 2026-07-06T07:36:00Z

    Meski masa tugas telah usai, berbagai program yang mereka tinggalkan diharapkan terus hidup dan menjadi bagian dari pembangunan Desa Tetebatu Selatan.


    NusraID - Setelah mengabdi selama dua bulan penuh, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Membangun Desa Kelompok 15 Universitas Hamzanwadi resmi ditarik dari lokasi pengabdian, pada Senin (6/7/2026). Yang di gelar di Aula Kantor Desa Tetebatu Selatan, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur.


    Meski masa tugas telah usai, berbagai program yang mereka tinggalkan diharapkan terus hidup dan menjadi bagian dari pembangunan Desa Tetebatu Selatan.


    Sejak 4 Mei hingga 6 Juli 2026, mahasiswa dari Fakultas Bahasa, Seni, dan Humaniora tidak hanya hadir sebagai peserta KKN, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam mendorong perubahan. Berbagai program pemberdayaan berhasil diwujudkan melalui kolaborasi erat dengan pemerintah desa dan warga.


    Ketua Kelompok KKN, M. Dani, dalam laporan akhirnya menyampaikan bahwa seluruh program kerja yang telah dirancang berhasil direalisasikan. Mulai dari English Course, Lapak Baca, Optimalisasi Sistem Informasi Desa (SID), Eksplorasi Potensi Desa, Peringatan 1 Muharam 1448 Hijriah, Jumat Bersih, hingga Pemetaan Desa Tetebatu Selatan.


    Program-program tersebut menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan, pelayanan administrasi desa, pengembangan pariwisata, serta pembangunan berbasis data.


    Mewakili Pemerintah Desa Tetebatu Selatan, Muzammil menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi mahasiswa selama berada di tengah masyarakat.


    "Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh mahasiswa KKN Universitas Hamzanwadi. Program kursus Bahasa Inggris sangat bermanfaat bagi Tetebatu Selatan sebagai desa wisata. Begitu juga Sistem Informasi Desa yang membantu pelayanan pemerintah desa. Kami berharap seluruh program ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat terus dilanjutkan pada pelaksanaan KKN berikutnya," ucapnya


    Ucapan terima kasih juga disampaikan Dosen Pendamping Lapangan (DPL), Qori' Bayyinaturrosyi, kepada Pemerintah Desa dan masyarakat yang telah membuka ruang kolaborasi selama pelaksanaan KKN.


    "Kami sangat mengapresiasi sambutan hangat Pemerintah Desa dan seluruh masyarakat Tetebatu Selatan. Sinergi yang terbangun selama dua bulan ini menjadi bukti bahwa perguruan tinggi dan masyarakat dapat berjalan bersama dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan," katanya.


    Menurutnya, KKN Membangun Desa tahun 2026 mengusung tiga fokus utama yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), yakni pendidikan berkualitas, penanganan perubahan iklim, dan penguatan kemitraan.


    Seluruh program mahasiswa dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat, khususnya pada bidang literasi, pelestarian budaya, dan pengembangan pariwisata berkelanjutan.


    Tak hanya menjalankan program kerja, mahasiswa juga aktif terlibat dalam berbagai aktivitas sosial, mulai dari gotong royong, kegiatan keagamaan, hingga pendampingan masyarakat.


    Kehadiran mereka meninggalkan kesan mendalam bagi warga sekaligus mempererat hubungan antara Universitas Hamzanwadi dan Desa Tetebatu Selatan.


    Berakhirnya KKN Membangun Desa 2026 bukanlah akhir dari pengabdian. Justru, momentum ini menjadi awal lahirnya harapan baru agar program-program yang telah dirintis terus berkembang, menginspirasi generasi berikutnya, serta memperkuat Tetebatu Selatan sebagai salah satu desa wisata unggulan di Kabupaten Lombok Timur.
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terimaksih Sudah Berkunjung di Website Kami

    Terkini