- -->
  • Jelajahi

    Copyright © NusraID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Datang Tanpa Rencana, Pulang Membawa Iman: Kisah Haru Wisatawan Asal Swiss di Tetebatu

    NusraID
    Selasa, 26 Mei 2026, 10:31 AM Last Updated 2026-05-26T03:31:40Z

    Di Tetebatu, Lombok Timur, di antara hijaunya sawah dan sunyinya pegunungan, seorang perempuan asing menyimpan sebuah kisah sulit untuk dilupakan, yang menemukan rumah bagi hatinya.

     


    NusraID - Di Tetebatu, Lombok Timur, di antara hijaunya sawah dan sunyinya pegunungan, seorang perempuan asing menyimpan sebuah kisah sulit untuk dilupakan, yang menemukan rumah bagi hatinya.


    Bukan sekadar cerita tentang keindahan alam Lombok Timur, melainkan perjalanan batin seorang perempuan muda asal Swiss yang menemukan cahaya baru dalam hidupnya.


    Namanya Moana Ebersimans. Seorang wisatawan asing yang datang tanpa rencana, tanpa dugaan bahwa langkah kecilnya menuju Tetebatu justru akan menjadi awal perubahan besar dalam hidupnya.


    Takdir, kadang, datang dengan cara yang tak disangka.


    Pembatalan penerbangan membuat Moana mengubah arah perjalanan. Dalam spontanitas yang sederhana, ia memilih datang ke Tetebatu desa wisata yang dikenal karena pesona alamnya yang damai, sawah menghijau, udara sejuk, serta kehidupan masyarakat yang masih lekat dengan tradisi dan religiusitas.


    Ia datang sebagai pelancong. Namun pulang dengan identitas baru.


    Di desa kecil yang tenang itu, Moana mengaku menemukan sesuatu yang selama ini ia cari ketenangan hati.


    Setiap pagi di Tetebatu terasa berbeda baginya. Kumandang azan yang bersahutan, senyum tulus warga desa, kesederhanaan hidup masyarakat, hingga cara mereka memperlakukan sesama dengan penuh kehangatan perlahan meninggalkan jejak dalam ruang batinnya.


    Tanpa disadari, nilai-nilai Islam yang ia lihat bukan hanya terdengar dari ucapan, tetapi hidup dalam keseharian masyarakat.


    "Saya merasa ada kedamaian di sini, sesuatu yang sulit dijelaskan. Islam membuat saya merasa lebih dekat dengan Allah," ucapnya dengan mata berbinar. Senin (25/5/2026).


    Perjalanan spiritual itu akhirnya membawanya pada keputusan besar. Moana resmi mengucapkan syahadat dan memilih nama baru Siti Suraida.
    Sebuah nama yang kini ia peluk dengan penuh syukur.


    "Melalui Islam, saya bisa menjadi lebih dekat dengan Allah. Saya ingin mempelajari segala hal yang telah diberikan kepada kita. Ini adalah hal terindah yang pernah saya rasakan, dan saya sangat, sangat bersyukur karena telah menemukannya dan membuka hati saya untuk menerimanya," tuturnya penuh haru.


    Bagi Siti Suraida, semuanya terasa seperti skenario yang telah digariskan Tuhan. Ia percaya, langkahnya menuju Tetebatu bukan kebetulan semata.


    "Sebenarnya saya tidak merencanakan untuk pergi ke Tetebatu. Tapi penerbangan saya dibatalkan, dan saya secara spontan datang ke sini. Saya benar-benar percaya bahwa ini adalah jalan dari Allah," katanya lirih.


    Perubahan besar dalam hidupnya ini juga membawa dampak spiritual yang tak terduga bagi keluarganya di Swiss, terutama sang ayah yang sebelumnya merupakan seorang Ateis.


    "Ayahku sangat bangga padaku. Sebelumnya dia adalah seorang ateis. Tapi sejak aku mulai merasakan kedekatan dengan Allah dan Islam seperti menjalankan shalat lima waktu dan menceritakan kepadanya betapa hal ini menyentuh hatiku dia mulai percaya pada Tuhan, alhamdulillah. Dan ya, dia benar-benar sangat bangga padaku," terangnya


    Kini, perempuan asal Swiss itu mengaku merasakan kebahagiaan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.


    "Pada saat ini, saya merasa menjadi orang yang paling bahagia dan paling bersyukur. Semuanya terasa begitu indah dan memberikan kehangatan di hati," ucapnya.


    Di ujung kisahnya, Siti Suraida menyimpan harapan sederhana semoga pengalaman hidupnya bisa menjadi cahaya kecil bagi orang lain.


    "Harapan saya, lebih banyak orang mengikuti hati mereka, mendengarkan firman Allah, dan menemukan jalan yang membawa kedamaian," pungkasnya.


    Tetebatu menunjukkan pesonanya. Tidak hanya memikat wisatawan dengan panorama alam yang menawan, tetapi juga menghadirkan ruang sunyi tempat hati menemukan jawaban.
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terimaksih Sudah Berkunjung di Website Kami

    Terkini

    Nasional

    +