NusraID – Ikatan Keluarga Pohgading - Batuyang (IPOBA) menunjukkan peran aktif komunitas dalam mendukung peningkatan layanan kesehatan masyarakat melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar serentak di tiga desa, yakni Desa Pohgading, Desa Batuyang, dan Desa Pohgading Timur, Minggu (08/02/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Masjid An Nur Pohgading, Kecamatan Pringgabaya ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya. Dalam sambutannya, Wabup mengapresiasi inisiatif IPOBA yang dinilai mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjangkau layanan publik hingga ke tingkat komunitas.
Menurut Wabup Edwin, pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksanakan IPOBA sejalan dengan program pemerintah pusat yang saat ini juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan preventif di seluruh puskesmas.
“Ini bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan komunitas sangat penting. IPOBA telah mengambil peran nyata membantu masyarakat, khususnya di bidang kesehatan,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa hingga akhir Desember lalu, sekitar 450 ribu warga Lombok Timur telah memanfaatkan program pemeriksaan kesehatan gratis dari pemerintah pusat. Namun demikian, keterlibatan komunitas dinilai mampu memperluas jangkauan pelayanan, terutama bagi masyarakat yang sulit mengakses fasilitas kesehatan.
Ke depan, Pemerintah Daerah Lombok Timur membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan organisasi kemasyarakatan dan takmir masjid, termasuk IPOBA. Wabup bahkan menawarkan agar kegiatan serupa dapat digelar secara rutin dua kali dalam setahun dengan tambahan layanan lain.
“Selain kesehatan, kami siap menitipkan pelayanan administrasi kependudukan maupun pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan agar masyarakat lebih mudah mendapatkan layanan,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum IPOBA, H. Sahar, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan gratis merupakan salah satu dari tiga program utama IPOBA yang sepenuhnya dibiayai melalui swadaya warga IPOBA yang tersebar di berbagai daerah, baik di dalam maupun luar negeri.
“Ini adalah bentuk kepedulian warga IPOBA terhadap kampung halaman. Dana dikumpulkan secara gotong royong,” katanya.
Selain layanan kesehatan, IPOBA juga memiliki program sosial berupa penyaluran zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat kurang mampu yang rutin dilaksanakan menjelang Idulfitri.
Di bidang pendidikan, IPOBA menyediakan asrama di Kota Mataram untuk menyekolahkan anak-anak dari keluarga kurang mampu mulai dari jenjang SMP hingga perguruan tinggi.
“Kami berharap pendidikan bisa menjadi jalan perubahan bagi masa depan anak-anak dan keluarganya,” tambah H. Sahar.
Dalam pelaksanaan kegiatan kesehatan gratis ini, IPOBA menggandeng Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Fakultas Kedokteran Universitas Mataram, serta Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar. Kegiatan terbuka untuk seluruh masyarakat tanpa pembatasan kuota, dengan dukungan penuh tenaga medis dan obat-obatan.











Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimaksih Sudah Berkunjung di Website Kami