- -->
  • Jelajahi

    Copyright © NUSRA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan


     

    Wujud Pengabdian Mahasiswa, Dorong Desa Sajang Jadi Destinasi Unggulan

    NUSRA ID
    Kamis, 28 Agustus 2025, 11:57 AM Last Updated 2025-08-28T05:00:30Z

    Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pariwisata Universitas Hamzanwadi menunjukkan wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui program pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Desa Sajang, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur.

     

    Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pariwisata Universitas Hamzanwadi menunjukkan wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui program pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Desa Sajang, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur.


    Desa Sajang yang dikenal dengan keindahan alam dan kekayaan budaya lokal, dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi wisata. Namun, potensi tersebut belum dikelola secara optimal, baik dari sisi promosi, manajemen, maupun pemberdayaan sumber daya manusia.


    Ketua HMPS Pariwisata, Isron Yadi, mengatakan program PKM yang dilaksanakan pada Agustus 2025 itu berfokus pada pemetaan jalur wisata (mapping) serta pemasangan papan penunjuk arah di dua destinasi utama, yakni Bukit Pemedengan dan Air Terjun Mangku Sakti.


    Aksesibilitas dalam pariwisata itu sangat penting, sebab memudahkan pengunjung untuk datang ke lokasi. Selama ini tidak sedikit orang tidak tahu jalan menuju Air Terjun Mangku Sakti karena tidak adanya papan informasi. Banyak yang mengira keindahan Sembalun hanya ada pada bukit dan Gunung Rinjani saja. Dari situlah kami berinisiatif memasang papan informasi sebagai penunjuk arah,” ucap Isron. Kamis (28/8/2025)


    Selain fokus utama, mahasiswa juga ikut serta dalam berbagai kegiatan sosial dan budaya bersama masyarakat, di antaranya memeriahkan perayaan Hari Kemerdekaan ke-80 dengan pemasangan bendera, dekorasi lingkungan, serta mengikuti ritual adat Wiwitan.


    HMPS Pariwisata juga berinisiatif membuat film dokumenter yang mengangkat potensi desa, mulai dari sejarah, wisata budaya, hingga agrowisata. Film ini diharapkan menjadi media promosi desa agar lebih dikenal luas. Tidak hanya itu, mahasiswa bersama masyarakat juga membangun gapura di Bale Lokaq sebagai simbol kebersamaan dan persatuan.


    Keterlibatan mahasiswa juga terasa dalam ritual adat Ngasuh Gunung Rinjani yang digelar Senin, 4 Agustus 2025. Tradisi turun-temurun masyarakat Sasak ini bertujuan memohon keselamatan, menjaga kelestarian alam, serta menyucikan Gunung Rinjani sebelum memasuki musim pendakian.


    Pengabdian ini menjadi pengalaman berharga bagi kami. Meskipun tidak sempurna, ilmu yang kami dapatkan di kampus dapat kami implementasikan di tengah masyarakat. Justru ini memotivasi kami untuk kembali ke kampus, belajar lebih giat, dan terus mengabdi,” tutup Isron.


    Program PKM ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mengembangkan Desa Sajang sebagai destinasi pariwisata berbasis masyarakat yang berdaya saing, sekaligus mempererat hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat.
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terimaksih Sudah Berkunjung di Website Kami

    Terkini