NusraID - Puskesmas Korleko bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur menggelar kegiatan tracing tuberkulosis (TBC) terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Desa Korleko, Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 Wita tersebut menargetkan sebanyak 100 warga dari seluruh wilayah Desa Korleko. Program ini bertujuan mendeteksi secara dini penyakit TBC sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya.
Kepala Puskesmas Korleko, Baiq Wahdah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak takut menjalani pemeriksaan kesehatan, khususnya untuk mendeteksi penyakit menular seperti TBC.
"Tujuan pemeriksaan lebih awal adalah agar kita bisa melakukan penanganan dan pengobatan lebih cepat. Jadi, masyarakat tidak perlu takut untuk diperiksa. Kalau nantinya ditemukan positif TBC, tentu akan ada tindak lanjut dan pengobatan," ujarnya.
Ia menjelaskan, deteksi dini sangat penting agar penderita TBC dapat segera memperoleh penanganan yang tepat sehingga proses pengobatan bisa berjalan lebih efektif hingga tuntas.
Baiq Wahdah juga menyampaikan bahwa masyarakat yang hadir akan diarahkan oleh petugas Puskesmas Korleko sesuai tahapan pemeriksaan yang telah disiapkan. Warga yang memiliki riwayat kontak dengan penderita TBC menjadi salah satu kelompok yang diprioritaskan dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Kepala Desa Korleko, Athar, menyampaikan apresiasi kepada tim Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur dan Puskesmas Korleko yang telah melaksanakan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat karena dapat mengetahui kondisi kesehatan mereka melalui berbagai pemeriksaan yang disediakan.
"Alhamdulillah, kami berharap melalui kegiatan ini masyarakat bisa mengetahui apakah kondisi kesehatannya normal atau tidak. Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur dan Puskesmas Korleko yang telah memfasilitasi kegiatan ini," kata Athar.
Ia menambahkan, layanan pemeriksaan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, rontgen, dan pemeriksaan darah lengkap. Selain layanan kesehatan, peserta juga mendapatkan fasilitas berupa makanan ringan (snack) dan uang transportasi.
Melalui kegiatan tracing TBC terintegrasi CKG ini, pemerintah desa berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan semakin meningkat. Dengan deteksi dini dan penanganan yang tepat, risiko penularan TBC di lingkungan masyarakat diharapkan dapat ditekan.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimaksih Sudah Berkunjung di Website Kami